Minggu, 28 Juni 2009

HUBUNGAN TANPA RESTU ORANG TUA

Menjalin hubungan tanpa restu orang tua bukanlah hal yang diinginkan
setiap pasangan. Saat memutuskan untuk menikah pastilah mereka
membutuhkan orang tua sebagai pembimbing dan "guru cinta" untuk
menjalani lika-liku kehidupan berumah tangga. Artinya, restu orang
tua terhadap hubungan dengan pasangan sangat diharapkan.
Kenyataannya, banyak orang tua menolak untuk memberikan restu itu
kepada anak dan pasangannya dengan dilandasi berbagai alasan.

Ada banyak perbedaan yang sering kali menjadi alasan mengapa orang
tua menyatakan ketidaksetujuan mereka. Karena menikah bukan hanya
menyatukan dua pribadi saja, tetapi juga dua keluarga. Masing-masing
pihak mungkin memiliki perbedaan-perbedaan yang dianggap amat
prinsip bagi orang tua dan dianggap tidak dapat membawa anaknya
kepada rumah tangga yang bahagia kelak.

Orang tua dapat mengungkapkan ketidaksetujuan mereka melalui
kata-kata, sikap tidak peduli atau sikap campur tangan yang
berlebihan, dan bisa juga melalui tindakan-tindakan yang dengan
jelas menunjukkan penolakan mereka.

Ketidaksetujuan orang tua terhadap hubungan anaknya selalu dilatari
oleh sejumlah alasan. Mari melihat alasan-asalan tersebut.

1. Perbedaan agama

Salah satu perintah Tuhan dalam hal pasangan hidup adalah supaya
kita memiliki pasangan hidup yang seimbang, dalam arti yang
seiman. Akan tetapi, anak muda yang mengabaikan firman Tuhan, yang tetap
menyebut diri Kristen, di zaman ini tidaklah sedikit. Alhasil,
tak jarang muda-mudi kita banyak yang menjalin hubungan justru
dengan pasangan yang tidak seiman. Tayangan televisi pun seolah
menegaskan bahwa pasangan tidak seiman pun dapat tetap bersatu.

Perbedaan agama inilah yang sering menjadi alasan kebanyakan
orang tua untuk tidak merestui hubungan anaknya. Penolakan
tersebut bukan karena mereka tidak ingin melihat anaknya bahagia,
tetapi tentu saja karena mereka merasa bertanggung jawab untuk
membimbing anak mereka turut pada perintah firman Tuhan, termasuk
dalam hal memilih pasangan hidup.

2. Perbedaan usia

Secara psikologis menikah dengan orang yang usianya terpaut
sangat jauh memang dapat menimbulkan beberapa kendala. Hal itu
juga dianggap tidak lumrah dan dapat menimbulkan pandangan yang
kurang baik dari masyarakat. Hal-hal seperti ini sering kali
dijadikan alasan orang tua untuk tidak merestui hubungan anaknya
dengan orang yang berusia jauh lebih tua atau lebih muda dari
anaknya. Selain tidak mau mendengar komentar negatif dari
masyarakat, alasan yang paling kuat biasanya karena mereka tidak
ingin banyak masalah terjadi dalam rumah tangga anaknya kelak
karena perbedaan usia yang sangat jauh tersebut.

3. Latar belakang keluarga

Azas bibit, bebet, bobot (istilah Jawa) masih sangat memengaruhi
pengambilan keputusan orang tua untuk merestui hubungan anaknya
atau tidak. Artinya, dalam memilih pasangan hidup, orang tua
ingin anak-anaknya memilih pasangan hidup dari keluarga
baik-baik, sederajat dengan keluarga mereka, memiliki status
sosial yang jelas dan baik dalam masyarakat, serta sehat jasmani
dan rohani. Dari segi ekonomi pun masih banyak orang tua yang
tidak ingin anaknya menikah dengan orang yang bertaraf ekonomi
lebih rendah. Begitu juga dengan pendidikan, jabatan, dan
lain sebagainya. Semuanya harus setara, jika bisa memilih yang
lebih baik dari yang telah dimiliki sang anak. Tidak direstuinya
hubungan anak karena alasan ini lebih banyak menyangkut harga
diri keluarga, untuk menghindari tanggapan miring dari
masyarakat, dan adanya ketakutan dari orang tua apabila anaknya
kelak tidak bahagia jika bibit, bebet, dan bobotnya tidak
seimbang dengan pasangannya.

4. Ras/suku

Di beberapa suku tertentu, menikah dengan orang bukan dari suku
yang sama dianggap sebagai pelanggaran adat yang berat. Selain
itu, pernikahan sesama suku ditujukan untuk menjaga kemurnian
darah kesukuan mereka. Suku-suku tertentu bahkan menerapkan
aturan jika ada anak yang menikah dengan pasangan yang bukan dari
suku yang sama, warisan nenek moyang tidak akan jatuh ke tangan
mereka. Biasanya hal seperti inilah yang sangat dihindari. Alasan
yang lebih modern mengenai pernikahan antarsuku adalah perbedaan
budaya kelak dapat menjadi pemicu perselisihan dalam rumah tangga
anaknya.

5. Tidak sehat jasmani atau rohani

Inilah alasan lain mengapa orang tua tidak menyetujui hubungan
anaknya. Adanya penyakit yang diidap oleh calon menantu, misalnya
AIDS, kanker, cacat fisik, ataupun penyakit terminal lainnya
dijadikan alasan kuat orang tua untuk tidak merestui hubungan
sang anak. Kebanyakan orang tua akan berpikir bahwa penyakit atau
cacat yang dimiliki oleh calon menantunya ini akan menjatuhkan
harga diri keluarga serta hanya akan membuat anaknya menderita
karena harus terus merawat pasangannya. Selain itu, mantan
pencandu obat-obat terlarang pun sering kali tidak luput dari
konsekuensi ini.

6. Masih ada hubungan keluarga

Ungkapan bahwa cinta dapat tumbuh kapan saja, di mana saja, dan
kepada siapa saja mungkin ada benarnya juga. Tidak sedikit
terjadi kasus seseorang jatuh cinta pada saudara dekat (misalnya,
kepada sepupunya, keponakannya, pamannya, dll.). Jika hal seperti
ini terjadi, bukan saja orang tua tidak merestui, tetapi juga
keluarga besar. Memang ini bisa menjadi alasan yang sangat kuat
karena berdasarkan pernyataan yang sudah umum di masyarakat,
pernikahan dengan saudara dekat dapat menghasilkan keturunan yang
cacat. Untuk menghindari hal tersebut biasanya orang tua sangat
berusaha memutuskan hubungan anak dengan pasangannya.

Jika orang tua tidak menyetujui dan tidak akan memberi restu akan
hubungan ataupun pernikahan anak mereka, apakah reaksi yang
diberikan sang anak? Reaksi yang paling aman sampai yang paling
ekstrim dapat menjadi respons mereka menanggapi penolakan tersebut.

1. Menuruti keinginan orang tua

Saat orang tua mengatakan tidak pada hubungan si anak dengan
pasangannya, biasanya hal ini dijadikan tanda bagi si anak bahwa
hubungan ini bukan hubungan yang dikehendaki Tuhan. Selain itu,
anak juga ingin menuruti firman Tuhan untuk selalu menghormati
ayah dan ibunya. Memutuskan hubungan dengan pasangan dan menuruti
kehendak orang tua merupakan salah satu bentuk pengorbanan anak.
Si anak ingin menunjukkan baktinya kepada orang tua meskipun
harus mengorbankan kebahagiaannya. Bisa pula ketika anak
melakukan ini karena alasan yang dipakai orang tua untuk tidak
merestui mereka adalah alasan yang masuk akal dan bisa diterima
dengan lapang dada oleh anak. Misalnya, calon menantunya ini
tidak memiliki pekerjaan yang jelas atau bukan orang yang seiman.

2. Trauma untuk berhubungan kembali

Saat anak memilih menuruti kehendak orang tua untuk memutuskan
hubungan dengan pasangannya, bukan tidak mungkin timbul trauma
dari diri anak sebagai salah satu bentuk kekecewaannya yang
terpendam. Anak menjadi trauma untuk berhubungan kembali dengan
lawan jenis dan memutuskan untuk tidak menikah (melajang) seumur
hidupnya.

3. Nekad melanjutkan hubungan meskipun tidak direstui

Banyak pasangan yang tetap bertahan dan memperjuangkan hubungan
mereka walaupun orang tua tidak merestuinya. Mereka masih
berharap orang tua dapat memberi restu di kemudian hari, meskipun
akan banyak halangan dan pengorbanan untuk itu. Biasanya jika
tetap tidak mendapatkan restu, mereka memutuskan untuk tetap
menikah (kawin lari). Yang lebih membahayakan lagi jika mereka
tetap melanjutkan hubungan dengan hidup bersama layaknya suami
isteri tanpa ikatan pernikahan yang sah (kumpul kebo).

4. Bunuh diri

Reaksi ini adalah reaksi yang bisa jadi paling tidak diinginkan
orang tua. Tetapi bukan tidak mungkin hal ini menjadi keputusan
anak. Saat merasa tidak mendapat restu dari orang tua dan segala
perjuangannya untuk mempertahankan hubungan sudah gagal, si anak
akan menunjukkan pemberontakannya dengan mengakhiri hidup.
Kemungkinan ini bisa semakin terbuka lebar apabila dalam
menyatakan penolakan orang tua hanya terus menerus menyalahkan
anak, tidak mau mendengar pendapat anak, bertindak kasar, dan
gelap mata terhadap anaknya.

Reaksi yang diberikan anak memang bisa berbeda-beda dan kadang di
luar dugaan orang tua. Sebenarnya, jika ketidaksetujuan bisa
disampaikan dengan baik disertai alasan yang sungguh masuk akal dan
menyentuh hati si anak, reaksi yang ditimbulkan mungkin bukan reaksi
yang merugikan. Sebaliknya, orang tua pun harus bijak
dengan mendengarkan terlebih dahulu alasan anak mengenai pasangannya
tersebut, mencernanya, lalu menjelaskan alasan ketidaksetujuannya.
Duduk bersama untuk tukar pikiran sebagai sesama orang dewasa tentu
akan lebih membantu untuk mencari jalan keluar bersama. Berdoalah
bersama-sama agar masing-masing pihak mengetahui kehendak Tuhan
dalam hidup si anak.

Untuk anak, jika berbagai macam usaha untuk berkompromi dengan orang
tua menemui jalan buntu, itu bukan alasan untuk mengambil jalan lain
dengan cara memberikan reaksi negatif. Jika pasangan kita tidak
seiman, alasan orang tua untuk tidak merestui hubungan kita
sebenarnya merupakan alasan yang baik. Firman Allah pun telah
memberikan rambu-rambu ini pada kita. Di sisi
lain, walaupun kita sudah seiman jangan pula menutup telinga
terhadap ketidaksetujuan orang tua kita. Kita juga perlu
mendengarkan pendapat mereka sebagai salah satu pertimbangan bagi
kita dalam mencari kehendak Tuhan.

Selain merugikan diri sendiri, reaksi-reaksi negatif yang
ditunjukkan dengan tidak menjaga kekudusan, selain merugikan diri
sendiri juga membawa kita jauh dari hubungan yang harmonis dengan
Tuhan. Harapan agar dengan memperoleh kehamilan orang tua akan
merestui hubungan merupakan hal yang tidak benar. Memang pada
beberapa kasus, orang tua dengan terpaksa mengizinkan pernikahan
anaknya daripada menanggung malu. Tapi itu bukan restu melainkan
keterpaksaan. Namun, tidak jarang pula orang tua justru meminta anak
untuk pergi jauh-jauh dari mereka dan hal itu dapat membawa masalah
yang lebih kompleks lagi.

Kawin lari terkadang juga menjadi pilihan sebagai reaksi negatif
anak terhadap ketidaksetujuan orang tua terhadap hubungan yang
dijalinnya dengan pasangan. Dengan kawin lari (perkawinan yang sah
walaupun tanpa restu orang tua) anak dan pasangannya berharap bisa
mendapat restu dari orang tua ketika suatu saat mereka kembali pada
orang tua. Pada beberapa kasus memang ada orang tua yang akhirnya
merestui pernikahan anaknya karena ternyata menantunya memiliki
sifat yang baik. Apalagi ketika pihak orang tua melihat rumah tangga
anaknya yang bahagia.

Meskipun restu orang tua dan kebahagiaan rumah tangga bisa saja
terjadi setelah kawin lari, bukan berarti hal sebaliknya tidak
jarang terjadi. Segala perbedaan di antara keduanya, yang mungkin
menjadi alasan orang tua untuk tidak merestui, bisa menjadi bumerang
dalam rumah tangga. Malahan, tak jarang yang akhirnya bercerai.

Apa pun alasan orang tua untuk tidak merestui hubungan sepasang
kekasih, jangan dijadikan sebagai alasan untuk tidak lagi
menghormati orang tuanya. Baik Anda maupun pasangan
Anda, tetaplah menunjukkan rasa hormat dan sikap positif kepada
mereka. Selain itu, tetaplah menjaga jalinan hubungan dan komunikasi
yang baik dengan orang tua. Hal ini penting karena perbedaan
pandangan yang ada mudah sekali menjadi konflik yang berkepanjangan.

Tetaplah bertekun dalam doa; satu hal yang tidak boleh kita
tinggalkan di saat-saat membingungkan ini. Jika kita yakin hubungan
ini benar dan dia memang pasangan hidup yang Tuhan sediakan bagi
kita, bawalah permasalahan ini ke dalam tangan Tuhan. Doakan orang
tua kita yang belum bisa memberikan restu, minta Tuhan supaya
memberi pencerahan kepada mereka. Selain itu, dukungan doa dari
saudara-saudara seiman juga akan menolong kita dalam menghadapi
masalah ini.




UNTUK PASANGAN YANG TIDAK MENDAPATKAN RESTU DARI ORANG TUA

1. Libatkanlah Tuhan dalam setiap pergumulan. Carilah kehendak Dia
dan pijakan yang kuat dalam Firman Allah untuk hubungan Anda.
Banyaklah membaca buku rohani untuk membangun karakter
masing-masing, terutama dalam mempersiapkan diri menuju
pernikahan.

2. Pertimbangkanlah calon pasangan Anda dengan baik, terutama segala
perbedaan yang ada dan kesiapan Anda untuk menghadapinya.

3. Carilah pembimbing rohani yang teruji dan memiliki pandangan yang
objektif dalam kehidupannya. Akan lebih baik jika pembimbing
tersebut sudah menikah. Jangan sembunyikan apa pun saat
berkonsultasi.

4. Jangan menutup diri terhadap pergaulan. Melalui pergaulan, Anda
bisa lebih memahami diri Anda dan apa yang Anda inginkan.

5. Buanglah keinginan untuk membela diri. Katakan apa yang benar dan
izinkan Tuhan membela kita. Dalam masa pergumulan, jangan
terpancing untuk menggunakan kelemahan orang lain untuk membela
hubungan Anda. Perkataan yang mencela hubungan Anda tidak boleh
ditanggapi dengan emosi, apalagi mencari kelemahan pihak lain dan
menyerang balik.

6. Tetaplah bersikap hormat dan rendah hati serta menjaga diri dalam
pergaulan berpacaran yang baik dan tidak bercela. Lingkungan
saudara seiman akan dapat menjaga Anda berdua dari salah
melangkah dan jatuh ke dalam dosa.

7. Bersikaplah dewasa dengan tidak mengabaikan tanggung jawab lain,
contohnya dalam urusan pekerjaan atau keluarga. Jika tidak, ini
akan menjadi peluang bagi pihak yang menentang Anda untuk
menyerang Anda melalui kelalaian Anda.

8. Berusahalah untuk melihat masalah ini secara positif dari sisi
orang tua Anda, serta tidak memaksakan prinsip yang Anda pegang
kepada orang lain.

9. Tetap atau terus membangun hubungan yang baik dengan orang tua
masing-masing.

27 komentar:

Anonim mengatakan...

Apa harus mengorbankan kebahagiaan untuk berumahtangga hanya karena alasan orang tua kita tidak setuju pada pasangan pilhan saya cuman gara-gara pasangan hidup yang saya pilih adalah anak tunggal???
Apakah itu realistis???
Sedangkan dalam segala sisi pasangan yang saya pilih sudah memenuhi kriteria yang diinginkan orang tua saya???

Anonim mengatakan...

saya memiliki suatu permasalahan yang snagat bera saat ini, saya memiliki seorang kekasih tp org tua saya tidak setuju saya mohon agar permasalahan saya ini dapat di pecahkan terima kasih ....

Anonim mengatakan...

apa yang harus saya lakukan jika suatu hari nanti keluarga saya mengetahui klo saya mencintai janda dengan anak 1?? apa ada yang salah dengan status janda anak 1?? saya sangat mencintainya, sangat menyayangi anaknya. yang akan saya lakukan adalah mempertahankannya!!

Anonim mengatakan...

Knp baanyak orang tua rela mengorbankan kebahagiaan anaknya hanya demi ego semata...mereka selalu beralasan pilihan anak g bai dll..tp pilihan mereka baik,padahal yg menjalaninya nanti adalah kita,klo kita turuti mau mereka dan tidak bahagia bagaimana pertanggung jawaban mereka??saya mencintai pasangan saya,dan saya cuma minta orang tua saya datang silaturahmi kekeluarga pasangan saya untuk menunjukkan keseriusan saya,tapi orang tua saya g mau dgn alasan kk saya belum nikah pdhal sdh ad pasangannya,ortu saya bilang klo pun saya hrs putus itu g masalah,,knp ortu saya lebih mengkhawatirkan sdr saya dari pada saya,padahal klo saya g dtg buat silaturrahmi maka pcr saya akan dilkawinkan paksa...apa yang harus kami lakukan???

Anonim mengatakan...

saya mempunyai seorang kekasih,saya sudah co2k dgn dy dan org tua pacar saya jg sudah menyetujui hubungan kami,tp ibu saya justru melarang hubungan kami alasan'y krn saya anak ke-2 sedangkan ka2k sya blum ada niat untuk menikah dan saya g boleh nglangkahin ka2k sya trus adik sya yg bru masuk kuliah,dan membtuhkan uang yg g sdikit,sdangkan ibu sya seorg single parent saya bingung dgn ini smua. . .saya hanya ingin menikah. . . .

ARWANI ST mengatakan...

orang tua saya tidak setuju dengan hubunganku dengan kekasihku,dengan alasan yang tidak saya mengerti,padahal sebelumnya mereka mendukung hubunganku dengan kekasihku.tapi kami tetap melanjutkan hubungan kami tanpa sepengetahuan orang tua,karena kami ingin menunjukkan kalau kebahagian kami bukan ditangan orang tua,tapi kami juga tidak bermaksud untuk durhaka sama orang tua.apa sikap kami ini salah??beri saya solusi dalam permasalahan hubungan ini.

Anonim mengatakan...

perjalanan kami sudah 6 tahun smwx sudah terjdi apa yg seharusnya tadak dialakukan telah kami perbuat dengan alasan tidakkan pernah saling meninggalkan apapun yang terjadi,bahkan kami ingin kawin lari tapi saya tdk mw karna sya menghargai orang tua pasangan saya,skrang kami sm2 dh pns ttp restu tetap blm ada alasanya hanya karena bukan keluarga dan satu suku,sekarang pasangan saya di paksakan untuk melupakan saya tanpa mereka tau apa yang sudah terjdi sama kami berdua selama 6 tahun itu.......apa yang kami harus lakukan untuk mendapakan restu...?????

Anonim mengatakan...

saya mempunyai pasangan yg sudah lama kami jalani,tapi saya tidak direstui dengan orang tua saya kedua duanya,malahan kedua orang tua dan keluarga cewek saya sudah merestui hubungn saya,ditambah lagi keluarga cewek saya malahan menyuruh kami untuk cepat nikah,tapi kenapa hanya orang tua saya saja yang tidak merestui hubungan saya malahan keluarga saya ang lain merestui.tolong donk pecahkan masalah saya.terimah kasi.

Anonim mengatakan...

Kenapa tidak adil,,,ketika aku benar benar mencintai tulus ,,,kenapa juga orang tua melarang,hanya kerena kita beda budaya,,,
apa salahnya,,dia bukan penjahat,,
yg jahat,aku,cowokku/orang tuaku???
ya Allah,,jodoh ditanga tuhan,,tp kenapa mesti ada siksaan dunia seperti ini

Anonim mengatakan...

Kenapa tidak adil,,,ketika aku benar benar mencintai tulus ,,,kenapa juga orang tua melarang,hanya kerena kita beda budaya,,,
apa salahnya,,dia bukan penjahat,,
yg jahat,aku,cowokku/orang tuaku???
ya Allah,,jodoh ditanga tuhan,,tp kenapa mesti ada siksaan dunia seperti ini

Anonim mengatakan...

apalaghi saat nie aq harus memutuskan hubunga aq dengan drinya aq gha mau karna aq sangat sayang ma dya

Anonim mengatakan...

saya sdh berpacaran krg lbh 1 thn,tp sampai saat ini saya tak pernah mendapatkan restu dr ortu saya,alasannya karena kami masih tetangga dekat,dan dulu kekasih saya pernah jadi anak nakal walaupun kini dya telah bertobat.pernah suatu hari aku bilang pada kekasihku kalau kita baiknya pisah saja tatapi dya tidak mau,katanya dya tidak bisa hidup tanpa aku.bagaimanakah aku harus menghadapi masalah ini.........apakah aku harus melanjutkan hubungan ini meskipun harus tanpa restu dari ortu,ataukah aku harus mengakhiri hubunganku dg dya demi membahagiakan ortuku..........

Anonim mengatakan...

Ak jg pny hub tnpa restu ortu.
Ak g pnh skukuh ini sayang ma cow.
Kemarin2 lo ortuku g s7 ma mantan2Q ak nurut aja dan ak mutusn hub itu. Tp stlh kenal cowQ yg skg ak mrsa hrus perjuangin hubQ.
Ortuku g s7 cos cowQ g kuliah kek ak ortunya jg bkn dr keluarga pgwai.
Memang harus ya pangkat dan materi dbawa2 ke cinta?
Mohon pencerahanya sobat.

Anonim mengatakan...

saya mempunyai suatu pilihann yang sulit, antara keluarga atau pasangan saya, pilihan yang sangat berat dan tidak bisa saya lakukan, setelah 7 tahun kami pacaran dan dengan setia dia menanti tiba2 di tahun ke 7 saya haru memilih, cita-cita pasangan saya dia kubur demi kebahagian dan cita-cita saya tp ternyata sekarang saya harus memilih hanya karna omongan pihak ketiga, saya mohon berilah jalan untuk says,

Anonim mengatakan...

Saya mempunyai hubungan yg cukup serius dg kekasih saya pada awalnya km jln baik" saja stlh 1th krg kmi putus nyambung gara" perbedaan agama hingga lebih dr 3x. Kmi sling mnjajahi dg org lain tp tdk ad yg sreg shgga sewaktu ktika kmi kmbli dan mmutuskn utk brjuang
Klurga kekasih saya slalu welcome ttpi kluarga saya tdk. Bagaimana supaya bisa slalu brsma??

Anonim mengatakan...

saya mempunya seorang pacara ,tapi kedua orang tua saya tidak menyetujui hubungan kami ,di krnakan keadaan pacar saya ,dan sikap pacar saya yg membuat ortu saya kecewa ,tapi itu semua akan di perbaiki,dan pcara saya ingin meminta maav kepada ortu saya ,tai tetap saja ortu saya tidak menyetujui krna sudah merasa sakit hati .apa yg hrus saya lakukan .tapi di lain sisi ,saya juga ingin ttp bertahan n menjalan hidup bersama pacar saya .tolong ksih pendapat yg baik ,supaya saya bisa mendapatkan ortu dan pcar saya ,tanpa hrus memilih dari salah ssatunya

Anonim mengatakan...

tolong bantu saya agar saya bisa tetap menjalin hbungan dengan sampai ke jenjang pernikahan.dan bisa di setujui oleh ortu saya .dan saya bisa mndapatkan dua2nya ,krna saya ingin dan sayang dengan dua2nya .tolong jwb prtanyaan dan komentar saya.terimakasih

asterpertiwi mengatakan...

ternyata banyak juga yg bernasib seperti ini..sangat lelah memang...sangat letih bahkan muak,...atas semua sikap dari yg mereka lakukan,seenaknya mereka merendahkan orang lain, layakna mereka adalah mahluk sempurna,aku sudah dewasa,aku akan tetap mempertahankan jalanku,aku kenal mana baik mana buruk!!

Anonim mengatakan...

saya memiliki seorang kekasih,kami pacaran sdh 7 bln tp kmi berbeda agama dan bapak saya tdk merestui hubungan kami,apa yang harus saya lakukan???

wandi wis mengatakan...

aku gk tau harus gimana lagi...
Buat mamah n papah, sebelunya aku minta maaf sebesar2nya sejak dari lahir sampe sekarang... aku berusaha untuk berpisah darinya, tp semakin aku jauh semakin aku menderita...! Ku coba membuka pintu hatiku kepada orang lain tetap saja aku tidak bisa begitu juga dengan dia...
aku sudah cukup bersabar selama 10 tahun, tp kalian tetap tidak mau merestui kami... Sepertinya tidak ada gunanya lagi aku hidup...
''Selamat tinggal mamah dan papah''
Maafin andi mah pah...

Anonim mengatakan...

ternyata bnyak yg senasib dgn kisah cintaku jg ya sobat, hubunganku dan kekasih sudah berjalan slama 4 thn dan belum jg mendapatkan restu, tdk jarang pcrku dtg krmhku sbg bukti keseriusannya tp apa daya itu sama skali tak mempengaruhi sikap keras ortuku,, bahkan aku pernah mendengar dari tmanku kalo ortuku ingin memisahkan kita, sungguh sakiiiit skali mendengarnya, aku sempat pts asa menghadapi ke otoriteran ortuku,, kasian pcrku yg bner2 ingin menikahiku tp tetap tak dianggap,, egoisnya ortuku, rencananya thn dpn kita akan menikah tetapi jika tetap tdk dpt jalan dr ortu, mungkin kita bisa nekad, karna kita tdk mau pcran terlalu lama,ingin sgera menghalalkan hub ini, sudah letih menghadapi semuanya.

Anonim mengatakan...

saya juga mempunyai hubungan yang tidak direstui oleh ortu saya kerena ya kami masih tetangga dan latar belakang keluarganya yang tidak baik malah dipandang buruk oleh masyarakat sekitar. Saya akhirnya pacaran backstreet, tapi akhirnya hubungan saya terungkap. Padasaat itu juga saya akhirnya memutuskan untuk mengakhiri hubungan saya dengan dia, tapi entah kenapa saya dan dia tidak bisa melupakan satu sama lain. Saya selalu berdo'a dan meminta petunjuk dari-Nya kalau saya jodoh dia, dekatanlah jika bukan jauhkanlan. Apa ini juga petunjuk dari-Nya bahwa dia jodoh saya karena walaupun sudah berapa kali saya mencoba melupakannya saya tidakbisa dan bahkan kami tetap manjalin hubungan. Saya ingin terus terang terhadap ortu saya namun saya selalu takut dan belum ada keberanian. Saya tau mungkin orang tua saya tidak ingin saya kena malu atau apa dan mungkin mereka tau kalau pcaar saya cuma seorang pegawai toko grosir yang mereka anggap bahwa dia tidak akan mampu menghidupi saya kelak. Tapi jujur saya amat sayang padanya. Saya benar-benar ingin bersamanya selamanya. Saya mohon bantuan dan sarannya.. bagaimana dan apayang harus saya lakukan untuk yang terbaik ????

Anonim mengatakan...

saat ini hati saya sudah mantap untuk menikah namun orang tua tidak setuju alasannya karna calon suami saya bertempat tingga sangat jauh .
yang pada akhirnya saya dijodohkan dengan pria pilihn yang mereka anggap lebih pantas .
apa yang harus saya lakukan ?
pasrah atau tetap memperjuankan cinta kami ??berdosa dan durhakakah jika saya melawan kehendak orang tua ???

andra mengatakan...

Hanya ada 1 jawaban yg menurut saya relevan buat kamu yg beragama dan percaya pada Allah,

'' sungguh Allah tidak memberikan apa yg kamu ingginkan melainkan ia hanya memberikan apa yg kamu butuhkan''

Semoga bisa diterima atas yg telah terjadi'

Dan sungguh tdak Allah berikan cobaan diluar batas kemampuanmu

Paul mengatakan...

Nama saya adalah Mr Paul Smith , saya akan senang untuk berbagi kesaksian saya kepada semua orang di forum ini cos saya tidak pernah berpikir saya akan mendapatkan tunangan saya kembali yang sangat berarti bagi saya . Gadis saya ingin menikah meninggalkan aku 4 minggu untuk pernikahan kami untuk pria lain , ketika saya menelepon dia tidak pernah menjawab panggilan saya , dan juga dihapus saya di Facebook . Ketika saya pergi ke tempat kerjanya dia mengatakan kepada bosnya dan semua orang di kantor dia tidak pernah ingin bertemu saya lagi . Saya kehilangan pekerjaan sebagai akibat dari ini karena depresi dan patah hati , hidup saya terbalik dan semuanya berubah untuk yang terburuk .

Aku mencoba semua yang saya bisa untuk mendapatkan dia kembali karena cinta yang saya punya untuk dia , tetapi semua tidak berhasil - sampai saya bertemu dengan Man perjalanan saya ke Afrika untuk beberapa peluang bisnis yang saya telah menyusui beberapa tahun yang lalu . Dia tampak pria yang baik , jadi saya membuka dan menyuruhnya masalah saya dan semua yang saya telah melewati dalam berusaha untuk mendapatkan kembali cinta hidup saya dan bagaimana saya kehilangan pekerjaan saya . Dia bilang dia akan membantu saya , dan meskipun tampaknya mustahil saya punya sedikit iman , semua berkat putus asa yang tinggal dalam jiwa saya. Dia bersumpah dia akan membantu saya dan meyakinkan saya dengan menceritakan alasan mengapa pacar saya meninggalkan saya ditambah dengan beberapa rahasia tersembunyi dalam hidupku . Saya kagum ketika saya mendengar bahwa dari dia . Dia mengatakan dia akan membaca mantra untuk saya dan saya akan melihat hasilnya dalam beberapa hari mendatang .

Saya melakukan perjalanan kembali ke Amerika Serikat pada hari berikutnya , aku menelepon dia ketika aku sampai di rumah dan ia mengatakan ia telah membeli semua bahan yang dibutuhkan untuk mantra dan sibuk casting mereka , katanya aku akan melihat hasil yang positif dalam 2 hari ke depan . Seperti jam pada Kamis sore , tunangan saya menelepon saya tepat 12:35 dan meminta maaf atas semua yang telah ia lakukan , dia bilang dia tidak pernah tahu apa yang dia lakukan dan perilaku tiba-tiba tidak disengaja dan berjanji tidak akan melakukannya lagi jika hanya aku akan menerimanya kembali . Aku bersumpah itu seperti mendengar mimpi itu darinya . Ketika kami mengakhiri panggilan , aku menelepon pria itu dan mengatakan kepadanya tunangan saya menelepon , tapi dia bilang aku tidak melihat apa pun , dia bilang aku akan mendapatkan pekerjaan saya kembali dalam waktu 2 hari , dan pada Sabtu , sangat mengantisipasi , mereka menelepon saya di mantan kantor yang mereka ingin saya melanjutkan pekerjaan pada hari Senin dan bahwa mereka akan mengkompensasi saya waktu yang terbuang saya telah menghabiskan di rumah melakukan apa-apa . Hidupku kembali dalam bentuk , aku mendapat pekerjaan kembali , dan aku punya tunangan saya kembali , yang dengan cara saya bahagia menikah dengan hari ini dengan anak-anak .

Bagi saya orang ini benar-benar kuat , kalau saja kita punya lebih banyak orang seperti dia di dunia dunia benar-benar akan menjadi tempat yang lebih baik . Ia juga telah membantu beberapa teman-teman saya untuk memecahkan banyak masalah pribadi mereka yang telah meninggalkan mereka senang dan puas dengan kehidupan . Saya posting ini ke forum untuk siapa saja yang tertarik untuk menghubungi orang untuk membantu . Anda dapat mengirimkan pesan melalui email @ ; Priestotutujuhayasolutionarena@gmail.com

Saya tidak bisa memberikan nomor karena dia bilang dia tidak ingin diganggu oleh begitu banyak orang, tetapi ia mengatakan emailnya adalah sarana yakin untuk menghubunginya dan akan membalas setiap email secepat mungkin. Berharap dia membantu Anda keluar juga ...... Memiliki iman dan Good luck !
Email @ ; Priestotutujuhayasolutionarena@gmail.com

Anonim mengatakan...

Nama saya Malina , dari Indonesia . Saya ingin
membagikan kesaksian saya dengan masyarakat umum tentang
Kastor mantra besar yang disebut ( Dr John ) telah dilakukan untuk saya , candi ini
baru saja membawa kembali kehilangan mantan saya
kekasih saya dengan pekerjaan mantra besar mereka , masih berpacaran orang ini disebut
Steven kami bersama-sama untuk waktu yang lama
waktu dan kita mencintai diri kita , tetapi ketika saya tidak mampu
untuk memberinya seorang anak laki-laki selama 5 tahun ia meninggalkan saya dan mengatakan
saya dia tidak dapat melanjutkan lagi maka saya sekarang
mencari cara untuk mendapatkannya kembali dan juga hamil , sampai seorang teman
saya mengatakan kepada saya tentang candi ini dan memberi saya email kontak mereka ,
maka Anda tidak akan percaya ini ketika saya menghubungi mereka pada masalah saya mereka
menyiapkan item dan mantra untuk saya dan membawa suami saya hilang
kembali , dan setelah satu bulan aku merindukan aliran bulanan saya dan pergi untuk tes dan
hasilnya menyatakan bahwa saya hamil , saya senang hari ini seorang ibu dari
satu set kembar laki-laki dan seorang gadis , saya berterima kasih kepada kuil sekali lagi untuk
apa yang telah mereka lakukan untuk saya , jika Anda berada di luar sana melewati setiap
masalah ini Anda dapat contant Dr besar ini untuk membantu tercantum di bawah ini :

Hubungi mereka ... prophetbaz34@yahoo.com atau memanggilnya 2348110269154

( 1 ) Jika Anda ingin kembali mantan Anda
( 2 ) jika Anda selalu memiliki mimpi buruk .
( 3 ) Anda ingin dipromosikan di kantor Anda .
( 4 ) Anda ingin perempuan / laki-laki untuk berjalan setelah Anda .
( 5 ) Jika Anda ingin anak .
( 6 ) Anda ingin menjadi kaya .
( 7 ) Anda ingin mengikat suami / istri menjadi
milik Anda selamanya .
( 8 ) Jika Anda memerlukan bantuan keuangan .
( 9 ) Perawatan Herbal
( 10 ) Jika Anda tidak dapat dapat memuaskan istri Anda
 keinginan seks tempo atau
 tindakan err rendah.
( 11 ) jika menstruasi Anda menolak untuk datang
keluar hari kira atau lebih arus .
( 12 ) jika pekerjaan Anda menolak untuk membayar Anda , orang-orang
karena Anda ? .
( 13 ) memecahkan masalah tanah dan mendapatkannya kembali .
( 14 ) Apakah keluarga Anda Denny Anda dari Anda
kan?
( 15 ) Biarlah orang menuruti firman-Ku dan melakukan saya
ingin
( 16 ) Apakah Anda memiliki jumlah sperma rendah ?
( 17 ) Kasus memecahkan E.T.C

Menghubungi mereka di email mereka pada

prophetbaz34@yahoo.com atau memanggilnya 2348110269154

Dan mendapatkan semua masalah Anda dipecahkan

Terima kasih .

Anonim mengatakan...

ap yg harus sy lakukan, orang tua sy kurang menyukai calon suami sy.. padahal kami sudah berpacaran 5 tahun lebih, calon suami sy menginginkan sy stlah menikah tinggal di kampungnya krna pekerjaanya.. tp sy bingung sebagai anak tunggal tidak tega meningglkan ibu sy, karna sy anak tunggal, tapi sikap ibu sy kurang setuju dgn clon suami sy.. bagaimana cara meyakinkan ibu dan semua keluarga besar sy.. karna sy ingin mepertahankan hubungan sy...

Tips Cinta © 2008 Por *Templates para Você*